Jumat, 28 April 2017

Galvalum Malang



MEMAKAI GALVALUM
DAPAT MENCEGAH BENCANA ALAM



 Langkah untuk mengganti konstruksi atap kayu dengan material baja ringan dan genteng metal adalah langkah tepat, karena dengan mengganti material kayu dengan material alternatif ini berarti kita juga telah membantu menyelamatkan hutan dan mencegah terjadinya bencana alam.
 
Sesuai dengan namanya, material ini memang sangat ringan. Bobotnya per meter persegi hanya sekitar 12 kg dibandingkan dengan rangka kayu yang bobotnya sekitar 40 kg/m2. Baja ringan merupakan baja mutu tinggi yang memiliki sifat ringan dan tipis, namun memiliki fungsi setara baja konvensional. Baja ringan ini termasuk jenis baja yang dibentuk setelah dingin (cold form steel). Meskipun tipis, baja ringan memiliki kekuatan tarik yang tinggi yaitu sekitar 550 MPa, sementara baja biasa sekitar 300 MPa. Ketebalan baja ringan untuk atap ringan yang beredar sekarang ini berkisar dari 0,4 mm – 1mm.

Rabu, 26 April 2017

Rangka Atap Galvalum Malang

  Penggunaan Rangka Atap Galvalum
 
Penggunaan rangka baja ringan untuk pembangunan atap perumahan sangatlah dianjurkan oleh setiap daerah khususnya daerah yang mendapatkan sosialisasi. Sosialisasi harus dilakukan karena masyarakat berhak mendapatkan keterbukaan informasi atas bahan material, metode konstruksi, proses produksi, fabrikasi, kekuatan, serta harga yang layak.
Karena sesungguhnya, penggunaan rangka baja ringan ternyata lebih efisien dibanding rangka baja konvensional dan kayu yang biasa dipakai sebagai bahan atap rumah-rumah. Supaya terjadi pemahaman menyeluruh tentang pentingnya penyediaan infrastruktur yang efisien agar tujuan pembangunan dapat tercapai untuk setiap orang. Infrastruktur merupakan salah satu prasyarat pembangunan karena merupakan bagian dari lingkungan buatan yang sangat dibutuhkan bagi keberlangsungan dan keberlanjutan kehidupan manusia pada umumnya. Pembangunan infrastruktur yang dijalankan selama ini, selain bisa menggerakkan investasi sehingga mendorong perekonomian masyarakat juga menjadi instrumen menciptakan lapangan kerja bagi banyak orang.
salah satu alasan penggunaan atap dengan bahan baja ringan, karena saat ini biaya pembangunan infrastruktur cukup tinggi dan mahal, maka semua pihak harus mencari cara agar bisa efisien dan efektif sesuai dengan kebutuhan. oleh karena itu, pemilihan bahan baja ringan menjadi salah satu solusinya. Dengan memilih bahan baja ringan maka akan didapat banyak sekali keuntungan, diantaranya adalah harga nya lebih murah, lebih awet, dan baja ringan memiliki tingkat resiko kerusakan yang lebih kecil dibandingkan dengan penggunaan atap bahan kayu ataupun tanah liat.
Selain itu jika, penggunaan rangka baja ringan sudah memasyarakat dan merata, hal itu dapat mengurangi ekspansi penebangan pohon sehingga tidak mengganggu ekosistem hutan. Dan hal seperti ini akan sangat menguntungkan dan sangat bermanfaat bagi kelangsungan kehidupan dimuka bumi. Dan secara tidak langsung kita mendukung dan melakukan kegiatan Go Green.
Menyosialisasikan dan menggunakan produk berbahan baja ringan ini karena sudah melalui proses pengujian dan sertifikasi kelayakan sehingga aman digunakan secara luas serta sangat menguntungkan bagi pemakainya, karena akan tahan lama dan mudah digunakan. Dengan menggunakan baja ringan, maka rumah anda aman, dan bumipun terselematkan dari upaya penebangan hutan secara sembarangan.

DESAIN RUMAH DENGAN ATAP BAJA RINGAN

Pembangunan rumah ideal dengan biaya murah tampaknya sebuah impian, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil seperti sekarang ini. Tetapi di mata arsitek membangun rumah berbiaya minim bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan apalagi mustahil.
Untuk mewujudkan pembangunan sebuah rumah yang berbiaya terjangkau, maka
Setidaknya ada tiga hal penting yang harus dipenuhi untuk mewujudkan rumah murah yakni penggunaan tenaga arsitek yang berpengalaman, perencanaan struktur rumah dan penggunaan material yang tepat dan terjangkau.
·         Untuk hal pertama, sebenarnya masih banyak masyarakat yang terjebak pada anggapan keliru soal arsitek (yang mendesain bentuk rumah). Tidak sedikit masyarakat menilai  jasa arsitek itu selalu mahal sehingga, pembangunan dirasa murah tanpa arsitek yang ikut campur didalamnya . Sebetulnya tidak semua arsitek menetapkan tarif yang tinggi dan mahal. Pada kenyataannya tak sedikit  arsitek yang siap memberikan jasanya dengan tarif yang sesuai dengan kantong yang yang tipis.
·         Hal kedua yang harus dipenuhi adalah perencanaan struktur yang matang. Salah contohnya adalah merencanakan struktur atap. Pemilihan material yang murah untuk rangka atap rumah juga harus dipertimbangkan. Apalagi, dewasa ini penggunaan atap sedang trend memakai atap baja ringan. Karena memang benar atap baja ringan dibandingkan dengan atap rumah kayu lebih mahal sedikit akan tetapi untuk jangka panjang atap baja ringan dapat lebih murah dikarenakan atap baja ringan tidak memerlukan perawatan sama sekali alias tahan lama. sedangkan atap rumah dari kayu memerlukan perawatan yaitu rawan terkena rayap dan dapat lapuk termakan usia dalam jangka waktu tertentu sehingga perlu penggantian atap kayu. Dengan memakai atap baja ringan maka biaya atap rumah hanya sekali dan akan jauh lebih murah. jadi untuk jangka panjang atap baja ringan dapat lebih murah didapatkan. Bila atap baja ringan untuk rumah dibandingkan dengan baja berat maka atap baja ringan juga lebih murah dibandingkan dengan atap baja berat.
·         Poin terakhir yang tak kalah penting dalam menekan biaya pembangunan rumah adalah penggunaan material atau bahan bangunan dengan harga relatif murah dan terjangkau. Cukup banyak material mendasar atau murah yang dapat dieksplorasi pemakaiannya atau cara pemasangannya untuk membentuk sensasi ruang yang menarik. 

MEMBEDAKAN JENIS LAPISAN PADA BAJA RINGAN

Seperti pada umumnya, Istilah Galvanis atau Galvalum dipakai untuk membedakan jenis lapisan finishing atau coating pada baja ringan. Lapisan-lapisan tersebut yang digunakan pada bahan baja ringan, dengan itupula dapat dibedakan jenis-jenis apa saja yang menjadi lapisan pada baja ringan.
Adapun Galvanis adalah istilah untuk baja ringan yang diberi lapisan zinc atau biasa disebut dengan seng. Dan untuk galvanis finishingnya terdiri dari 98 persen unsur coatingnya adalah seng atau zink dan sisanya yaitu 2 persen adalah unsur alumunium.
Perlu di ketahui, Galvalum merupakan sebutan untuk pelapisan yang mengandung unsur alumunium dan seng, sedangkan dipasaran popular dengan sebutan Zincalume. Dan sedangkan untuk Galvalum finishingnya terdiri dari 55 persen unsur coatingnya adalah aluminium, dan sisanya yaitu 43,5 persennya adalah unsur seng atau zink dan yang terakhir 1,5 persennya yaitu unsur silikon.

Beberapa produsen mengklaim bahwa pada tebal pelapisan yang sama, jenis lapisan pada baja ringa yaitu Galvalum memiliki ketahanan terhadap karat yang lebih tinggi dibandingkan Galvanis. Otomatis baja ringan yang berbahan lapisan Galvalum lebih bagus kualitasnya. Oleh karena itu penggunaan baja ringan sangat dianjurkan yang memiliki lapisan akhir berbahan galvanis.
Untuk menyamai kekuatan galvalum dalam menahan karat pada lapisan luar bajaringan, maka pelapisan pada galvanis dibuat lebih tebal, agar daya tahan terhadap karat semakin maksimal. Seperti juga produk material lainnya yang berbahan lapisan akhir galvanis, dipasaran beredar berbagai macam kelas material dengan berbagai tipe dan fungsi, pilihlah baja ringan dengan mutu material prima yang sudah teruji dilapangan. baja ringan sekarang ini menjadi pilihan yang banyak digunakan oleh setiap orang, karena bahannya yang bagus dan tahan lama.
jadi sekarang sudah mengerti tentang apa itu Galvanis dan Galvalum. Keduanya merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut perbedaan komposisi atau jenis pelapis pada baja ringan. untuk membedakannya, secara kasat mata mungkin tidak terlalu berbeda, oleh karena itu maka tanyakanlah pada ahli terpercaya yang anda tunjuk.

Kamis, 20 April 2017

DAFTAR HARGA GALVALUM



DAFTAR HARGA GALVALUM TERBARU 2017


DAFTAR HARGA GALVALUM TERBARU 2017

Rangka atap galvalum (luas datar) harga terpasang mulai dari           = Rp.   120.000/m2
Canopi spandek + rangka galvalum harga terpasang mulai dari         = Rp.   210.000/m2
Genteng metal polos harga terpasang mulai dari                                = Rp.   115.000/m2
Genteng metal berpasir harga terpasang mulai dari                            = Rp.   125.000/m2
Plafon gypsum harga terpasang mulai dari                                         = Rp.    70.000/m2
Drop cailing (Hidup) harga terpasang                                                 = Rp.     40.000/m1
Drop cailing (Mati) harga terpasang                                                   = Rp.     35.000/m1
Lisplang grc harga terpasang mulai dari                                             = Rp.     45.000/m1
Partisi harga terpasang mulai dari                                                       = Rp.   140.000/m1

DUTA PERKASA
Spesialis Galvalum

Aplikator rangka atap baja ringan, atap genteng metal,
atap spandek, plafon gypsum/grc, partisi, kanopi galvalum dll

Informasi Pemesanan:
Telp/wa. 085855499926